memilih produk asuransi

Setelah memahami apa itu asuransi jiwa, maka ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk menilai produk asuransi seperti apa yang sesuai dengan kebutuhan kita, menurut saya cara-caranya adalah :

1. Nilai kebutuhan keuangan kita

Saat ini program asuransi jiwa sudah dibuat beragam, sehingga fungsinya tidak hanya sebagai perlindungan keuangan bagi keluarga, tapi juga berfungsi sebagai alat untuk mencapai tujuan keuangan seseorang/ sebuah keluarga. Berikut ini adalah hal-hal yang dapat menjadi acuan bagi kita untuk memilih program asuransi jiwa yang tepat bagi kita dan keluarga.

a.  Mempersiapkan Perlindungan penghasilan

Bagaimana keadaan keuangan keluarga anda saat ini ? Apakah sudah cukup, kurang, atau ingin meningkatkannya lagi ? Menurut anda apakah keadaan keuangan saat ini sudah membuat anda dan keluarga anda nyaman ? Apakah anda ingin memastikan keluarga anda hidup dengan kondisi keuangan seperti saat ini, atau justru anda sedang berjuang keras untuk meningkatkannya ? Sebagai tulang punggung keluarga, apakah anda ingin perjuangan anda selama ini dalam membiayai keluarga terus terjaga atau bahkan ditingkatkan oleh anak dan cucu anda dikemudian hari atau anda rela semuanya redup seiring dengan berakhirnya perjuangan anda ?

Kita tidak bisa menutup mata dan mengingkari bahwa perjalanan hidup kita ini ada awal dan akhir, kita tidak pernah tahu kapan hidup ini diawali, dan kita pun tidak tahu kapan hidup kita akan berakhir.

Jika kita ingin terus berjuang dan memastikan bahwa keuangan keluarga kita akan stabil bahkan disaat kita harus memasuki siklus hidup yang lain, dan kebutuhan keuangan ini adalah adalah prioritas pertama bagi kita maka yang perlu kita siapkan pertama kali adalah program perlindungan penghasilan.

b. Mempersiapkan Dana Kesehatan

Apakah anda menyadari bahwa semakin hari penyakit yang mengancam kesehatan kita semakin beragam dan kita pun semakin rentan terkena penyakit ? Kita bekerja keras mencari nafkah untuk satu tujuan, menabung untuk tujuan lainya, dan melakukan investasi untuk tujuan lainnya lagi.

Bagaimana jika suatu hari kita atau anggota keluarga kita terserang suatu penyakit ?

Memang tidak ada satupun orang yang ingin terserang suatu penyakit, tapi sakit adalah suatu resiko yang mungkin menyerang manusia yang hidup. Ketika resiko ini terjadi, apakah kita ingin uang hasil jerih payah kita habis untuk membiayai pengobatan penyakit tersebut, apakah kita harus menguras tabungan hasil jerih payah kita, menjual aset, atau bahkan menghentikan investasi yang kita lakukan ? Menurut saya, akan lebih baik jika saya mengalokasikan sejumlah dana diawal untuk mengikuti program asuransi kesehatan, dengan asuransi kesehatan sejak awal saya sudah bisa memperkirakan berapa budget yang bisa saya sediakan untuk mengantisipasi jika suatu hari saya atau anggota keluarga saya sakit.

Jika mempersiapkan dana untuk mengantisipasi resiko sakit ini menjadi kebutuhan anda, dan menjadi prioritas pertama bagi anda, maka pogram asuransi kesehatan adalah program yang harus anda pilih.

c. Mempersiapkan Dana Pendidikan bagi Anak

Apakah kebahagiaan anak adalah hal yang penting bagi anda ? Apakah memberi pendidikan yang baik bagi anak-anak adalah hal yang penting bagi anda ?

Jika mempersiapkan dana pendidikan adalah sebuah kebutuhan bagi anda, dan menjadi prioritas pertama bagi keuangan keluarga. Maka program asuransi pendidikan adalah program yang sebaiknya anda pilih.

e. Mempersiapkan tabungan jangka menengah dan jangka panjang untuk  suatu tujuan tertentu

Apakah anda ingin menabung untuk masa pensiun anda, sehingga pada masa itu anda bisa menikmati hidup yang sebenarnya ? sehingga kesejahteraan yang anda miliki saat ini dapat berlanjut hingga masa tua anda ? Atau ada suatu keinginan di masa depan yang membutuhkan sejumlah dana?

Tabungan memiliki perbedaan konsep dengan investasi, tabungan artinya kita mengumpulkan dana sedikit demi sedikit sehingga akhirnya diperoleh jumlah yang diinginkan, sedangkan investasi berarti kita mengelola uang yang kita punya agar dari uang tersebut kita memperoleh sejumlah uang lainnya yang disebut sebagai keuntungan.

Tabungan jangka menengah dan jangka panjang membantu kita untuk mencapai tujuan keuangan yang kita inginkan.

Jika ini adalah kebutuhan utama anda, maka mempersiapkan tabungan jangka menengah atau jangka panjang adalah kebutuhan anda.

e. Memulai/menambah investasi

Jika anda ingin berinvestasi tapi tidak bisa/ takut berinvestasi, atau ingin menambah investasi untuk memaksimalkan nilai uang yang anda miliki saat ini. Dan ini adalah hal yang sangat penting bagi anda saat ini, maka anda bisa memilih program asuransi jiwa yang dikombinasikan dengan investasi (unitlink).

2. Nilai sejarah keuangan kita

a. Jika keuangan sudah stabil, maka sebaiknya kita memilih produk asuransi jiwa yang tradisional. Karena dengan begitu program asuransi akan berfungsi secara maksimal untuk melindungi keuangan keluarga kita. Dengan program asuransi tradisional premi yang harus kita bayarkan akan jauh lebih rendah dan uang pertanggungan yang didapatkan lebih tinggi, jika dibandingkan dengan produk asuransi yang unitlink.

b. Jika keuangan kita belum stabil, maka sebaiknya kita memilih produk asuransi jiwa yang unitlink. Karena dengan kondisi keuangan yang seperti ini biasanya asuransi diharapkan bisa juga berfungsi sebagai tabungan yang dapat dimanfaatkan jika sewaktu-waktu ada keperluan yang mendesak. Asuransi unitlink, nilai polisnya (nilai investasi) dapat diambil sewaktu-waktu diperlukan tanpa ada kewajiban untuk mengembalikan uang yang diambil. Namun kita harus cermat dalam memilih program asuransi jiwa unitlink ini, pertama kita harus tahu reputasi perusahaan asuransi jiwa yang menyelenggarakan program unitlink tersebut, kedua kita harus tau jenis investasi yang sesuai untuk kita, ketiga kita harus tahu berapa lama kita membayar premi (biaya asuransi dan biaya administrasi) untuk asuransi tersebut karena kadang ditemukan kasus dimana waktu pembayaran premi yang tercantum dalam proposal dan polis berbeda.

3. Nilai karakter diri kita

Proses menilai karakter kita ini ditujukan agar dikemudian hari kita merasa nyaman dalam mengikuti suatu program asuransi. Berikut ini beberapa tipe karakter orang dalam mengelola uangnya :

a. Tipe Konservatif

Orang dengan tipe konservatif cenderung tidak ingin ada resiko ketika mereka menyimpan uang mereka disuatu lembaga, tidak masalah apabila tidak ada keuntungan yang mereka dapat dari hasil menyimpan uang tersebut, yang penting uang yang mereka simpan tidak menjadi berkurang atau hilang.

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor sebelumnya orang dengan tipe ini lebih disarankan untuk memilih program asuransi tradisional, karena hasil yang akan didapat bersifat pasti tidak terpengaruh keadaan perekonomian. Tetapi jika memiliki sejarah keuangan yang masih belum stabil, maka orang dengan tipe ini disarankan untuk memilih program asuransi unitlink yang investasinya dialokasikan pada instrumen-instrumen keuangan yang tidak beresiko tinggi, seperti pada surat utang negara atau obligasi.

b. Tipe Moderat

Orang dengan tipe moderat cenderung ingin mendapatkan sejumlah keuntungan dari uang yang mereka simpan pada suatu lembaga, tapi tidak berani jika mereka harus kehilangan uangnya.

Jika ingin memilih program unitlink, maka orang dengan tipe ini disarankan untuk memilih investasi yang memiliki resiko sedang seperti pada perdagangan mata uang, dsb.

c. Tipe Agresif

Orang dengan tipe agresif cenderung menginginkan mendapatkan hasil yang besar dari uang yang mereka simpan, dan mereka memahami bahwa dengan mengharapkan hasil yang besar maka mereka menghadapi resiko yang besar pula.

Jika ingin memilih program unitlink, maka orang dengan tipe ini disarankan untuk memilih investasi dalam saham.

bagaimana cara untuk mengikuti program asuransi jiwa ?

Berikut ini adalah langka-langkah untuk mengikuti program asuransi jiwa:

  1. Carilah agent asuransi yang dapat diajak berdiskusi dan dapat membantu kita untuk menilai kebutuhan asuransi kita
  2. Carilah informasi mengenai perusahaan yang akan kita percayakan untuk mengelola dana asuransi jiwa kita
  3. Nilai kebutuhan asuransi kita
  4. Isilah SPAJ sesuai dengan kenyataan
  5. Lakukan pemeriksaan kesehatan, jika dibutuhkan.
  6. Bayarlah premi tepat waktu selalu, kalau bisa sebelum tanggal jatuh tempo.
  7. Jika suatu saat, kita sedang tidak bisa membayar premi karena faktor keuangan, hubungi agent atau perusahaan asuransi anda, tanyakan opsi yang dapat dipilih jika anda sedang tidak bisa membayar premi, pilihlah opsi yang sesuai dengan keadaan anda.
  8. Sebaiknya tidak menghentikan program asuransi jiwa, tanpa alasan yang tepat. Tujuan keuangan yang ingin dicapai ketika mengikuti program asuransi tersebut harus dapat dicapai.

dimana ikut asuransi jiwa ?

Program asuransi jiwa dapat dicari di perusahaan-perusahaan penyedia Asuransi Jiwa atau di bank yang bekerja sama dengan perusahaan Asuransi Jiwa.

kapan waktu yang tepat untuk ikut asuransi ?

Waktu yang tepat untuk ikut asuransi jiwa adalah ketika kita sudah memiliki  penghasilan, kesehatan, dan kebutuhan.

Idealnya seseorang mulai membeli asuransi jiwa pada saat ia sudah memiliki kebutuhan, kebutuhan disini adalah seseorang yang mempunyai tanggungan dan kewajiban yang berkaitan dengan keuangan dalam hidupnya supaya kebutuhan asuransinya bisa dihitung secara spesifik. Tetapi, untuk orang yang sudah memiliki penghasilan dan kesehatan tidak ada salahnya jika ingin memiliki asuransi jiwa sejak dini mengingat diterima atau tidaknya resiko dari seseorang oleh perusahaan asuransi jiwa akan ditinjau dari faktor kesehatan. Tingkat kesehatan seseorang akan berpengaruh pada besarnya premi yang harus dibayarkan. Jika orang yang ingin mengikuti suatu program asuransi jiwa ternyata memiliki suatu penyakit maka dia harus melaksanakan medical check-up dengan spesifikasi yang telah ditentukan oleh perusahaan asuransi, jika dinyatakan ringan atau resiko bisa ditanggung oleh perusahaan asuransi jiwa biasanya perusahaan akan membatasi uang pertanggungan yang dapat diambil oleh orang tersebut atau membebankan sejumlah uang lagi kepada calon nasabahnya itu, sejumlah uang ini disebut sebagai ekstra premi, ekstra premi dibayarkan sebagai pertambahan resiko yang harus ditanggung oleh perusahaan, jika dari hasil pemeriksaan ternyata dinyatakan berat, maka permohonan asuransi jiwa akan ditolak oleh perusahaan.

Dalam mengajukan permohonan asuransi jiwa sebaiknya calon nasabah berkata jujur kepada agent yang melayaninya tentang penyakit apa yang pernah atau sedang dideritanya, hal ini dilakukan agar perjanjian antara nasabah dan perusahaan berada pada tingkat yang adil. Adil disini berarti perusahaan menerima sejumlah premi yang sesuai dengan tingkat resiko yang harus ditanggungnya, sementara nasabah menerima perlindungan keuangan bagi kewajiban keuangannya. Jika nasabah tidak jujur, ini akan berakibat pada ditolaknya perjanjian atau lebih buruk lagi tidak dibayarkannya uang pertanggungan saat resiko terjadi. Tidak dibayarkannya uang pertanggungan ini disebabkan oleh penemuan resiko yang ternyata tidak dimasukan dalam perhitungan dan sebab terjadinya resiko adalah karena penyakit yang tidak dinyatakan dalam perjanjian.

siapa yang memerlukan asuransi jiwa ?

Yang memerlukan asuransi jiwa adalah orang-orang yang memiliki kewajiban keuangan dalam hidup mereka. Kewajiban keuangan disini maksudnya adalah anggota keluarga yang dinafkahi secara rutin oleh seseorang, misalnya : istri, suami, anak, orang tua, kakak, adik, nenek, kakek, dsb ; dan juga kewajiban untuk membayar utang, cicilan/angsuran, pajak, dsb.

mengapa asuransi jiwa ?

Mengapa asuransi jiwa disebut sebagai cara terbaik dalam mentransfer resiko keuangan yang terjadi pada seseorang ? Menurut saya ada 3 sebab, yaitu :

  1. Sebagai proteksi keuangan keluarga, asuransi akan menutupi kebutuhan keuangan keluarga sampai dengan sejumlah uang pertanggungan yang sesuai dengan perjanjian, dengan premi yang jauh lebih rendah jika dibandingkan kita harus memenuhi kebutuhan itu / menyediakan dana tersebut sekaligus.
  2. Menjaga tingkat kesejahteraan keluarga yang telah diperjuangkan oleh pencari nafkah, agar tetap stabil ketika resiko menimpa keluarga. Sehingga keluarga tidak perlu ’membongkar’ tabungan yang ditujukan untuk hal lain, mengorbankan investasi, atau menjual aset pada saat resiko terjadi.

Filosofi Tangga dan Lift

tangga lift

Tangga dalam filosofi ini berarti tabungan dan lift berarti asuransi. Maksud dari filosofi tangga dan lift ini adalah, jika dana yang diperlukan untuk melindungi keluarga adalah sebesar 100 jt, maka jika kita menyimpannya dalam bentuk tabungan, kita harus terus menabung setiap tahun setahap demi setahap, sampai dana 100jt ini tercapai,  jika kondisi ini berjalan lancar hingga tersedia dana utuh sebesar 100jt maka kehidupan keluarga akan tetap terjamin, tapi jika yang terjadi adalah resiko paling buruk yang tidak kita inginkan, maka 100jt ini tidak akan pernah tercapai,  keuangan keluarga tidak terjamin, usaha sang tulang punggung yang selama ini memperjuangkan kesejahteraan keluarga pun menjadi sia-sia. Lain halnya jika dana untuk melindungi keluarga ini disimpan dalam bentuk asuransi, karena asuransi menjamin ketersediaan dana sebesar 100jt tersebut kapan pun resiko terjadi. Memang tidak akan ada yang bisa menggantikan keberadaan seseorang secara lengkap, tetapi setidaknya perjuangan yang sudah dilakukan tidak perlu berhenti hanya sampai disitu dan keluarga pun dapat melanjutkan kehidupannya

Asuransi Jiwa ? Untuk Apa ?

Dari dulu pertanyaan itu sering kali mampir di benak saya. Dulu buat saya AJ itu berkonotasi negatif,  mengharapkan seseorang mati untuk mendapatkan uangnya.Tapi sekarang, AJ itu ternyata adalah perlindungan keuangan buat keluarga. Lalu, dimana urgensinya sehingga setiap orang yang sudah bekerja itu sebaiknya punya asuransi jiwa, dikondisi apapun mereka berada ?

Sesuai dengan pendapat manusia modern, bahwa hidup itu harus punya tujuan. Untuk apa sih tujuan itu ? Supaya kita tahu apa yang ingin kita capai dalam hidup ini. Untuk apa ? supaya kita bisa berpikir dan melakukan sesuatu ke arah tujuan kita itu. Sebagai acuan yang bisa digunakan untuk menjaga kalau2 di tengah jalan kita berputus asa atau salah langkah, sehingga diperjalanan kita bisa ingat tujuan yang kita inginkan dan mengevaluasi langkah-langkah yang pernah kita ambil, tujuan akhirnya ? ya mencapai tujuan kita itu.

Nah rupanya ini yang jadi salah satu urgensi, kenapa manusia sebaiknya punya asuransi jiwa. Selama ini, dalam bekerja tentunya kita memiliki tujuan  ( walaupun kadang tujuan itu tidak terdeskrispsi dengan jelas )  dan tujuan dalam bidang ekonomi secara garis besarnya adalah untuk meningkatkan atau menjaga kesejahteraan keluarga. Bagaimana pun kondisi kita, sebaiknya tujuan yang kita buat harus dapat dicapai. Sementara itu, manusia yang hidup selalu memiliki resiko dalam hidupnya, dan resiko itu mengancam ke arah tidak tercapainya tujuan kita.

Jadi urgensi AJ disni adalah untuk menjaga agar tujuan kita dalam bekerja tetap bisa tercapai dalam kondisi apa pun.

Hmm… apa alasan lainnya ? Mari kita pikirin lagi…..